Tampilkan postingan dengan label Jawa Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawa Barat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Maret 2013

White Sand, Beach, but not Bali ... Santolo

No one realizes how beautiful it is to travel until he comes home and rests his head with his memories and unforgetable 


Santolo Beach


Beach. White Sand. Quiet Place. Some people would say it might be in Bali. Tetooot. Indonesia not only in Bali, Dude. 

Kamis, 07 Februari 2013

A Local Culinary From East Priangan ... Nasi T.O

If you reject the food, ignore the customs, fear the religion and avoid the people, you might better stay home
 ~James Michener ~

Nasi Tutug Oncom

If you are visiting eastern Priangan, one thing that you must try is its culinary. Yummy. However, for those of you who are not familiar with the word of "Priangan", I'll refresh your knowledge. Priangan or Parahyangan often defined as the place where the rahyang or hyang. Ancient Sundanese people believe that the spirits of ancestors or gods inhabit places lofty and high, mountainous region is considered as a place hyang residing. 

According to legend Sunda, Priangan land created when the gods smiled and poured all the blessings and blessing. This story is meant to show the beauty and elegance of nature Tatar Sunda fertile and prosperous.

Sabtu, 19 Januari 2013

The Secret Waterfall of West Bandung, Malela

" There's a book that tells you where you should go on your vacation.  It's called your checkbook "  
~ Unknown ~




Travelling in Bandung not just city tours, shopping, culinary as well. There are many worthy travel destinations for you to know and worth to be visited. Even require a struggle and sacrifice is not small to feel and enjoy the beautiful tour. One of which is a waterfall or Curug, Malela.

It located in the middle of the forest and untouchtable spot, some people considered that the view of this Curug like Niagara falls in the United States. 

Conditions Indonesian region dominated by the mountains is not surprising many waterfalls or waterfall hidden behind it. Although located in Bandung but Malela waterfall far from the capital of West java, Bandung. This is due to the location of the waterfall is located in West Bandung regency, a new division of territory in the province of West Java. Not surprisingly, also the facilities and infrastructure to and from the area is still fairly minimal even depressing.

The waterfall is located in the village Manglid, Cicadas Village, District Rongga, about 3 hours drive from Cimahi through Cililin.

Kamis, 17 Januari 2013

Ujung Genteng, The Untouchtable Place


Once you had gone, you'll never back. That's your journey
- Mungkas -






One decent beach you visit eventhough this beach isnot in eastern coast of Indonesia, Ujung Genteng. Then, you will be get a wonderfull view from it. The beaches are still "virgin" because of its location away from the capital. This is what makes ,Ujung Genteng, is the main attraction for those who love travel and adventure.

Since Ujung Genteng is far from city, I suggest to use a personal vehicle for traveling. This is because a lot of spots beaches and waterfalls that were located pretty far apart. In addition, public transport facilities are also lacking.

Minggu, 26 Agustus 2012

Hot Spring at Gunung Pancar


Do you need an alternative vacation but still close to Jakarta ?. Would like play with water but not at the beach ? Otherwise, need a refreshing for your body ?. Doing a hectic routine day-to-day makes your body feel tired. If this happens, you can relax the body by way of enjoying the outdoors while soaking in hot tubs. Perhaps, bathing with thermal water at Gunung Pancar could be your choice especially on weekends. 

In Indonesia, There are many places with same unique like Gunung Pancar has. Like hot spring Cipanas in Garut, hot spring Banjar in Bali , etc. But in Gunung Pancar, the costs incurred more rasionable, cheap and It did not take much time from Jakarta. interested ?. 


Rabu, 15 Agustus 2012

JeJe Track



Anda termasuk salah seorang penggemar sepeda dan suka dengan hal-hal yang mampu meningkatkan adrenalin Anda ?. Crosscountry atau Downhill mungkin. Anda mungkin sudah familiar dengan jalur-jalur yang sudah ada sebelumnya seperti Rindu Alam (RA) di puncak Bogor atau dengan Jalur Pipa Gas (JPG) ayng berada di Bintaro. Memang belum banyak jalur-jalur khusus pencinta sepeda tersedia di Indonesia terutama di Jakarta dan sekitarnya. Namun, tidak ada salahnya jika Anda mengubah rute Anda menuju timur Jakarta dan mencoba trek sepeda crosscountry atau Downhill. Jalur Jatiasih (JJ). 

Sabtu, 28 Juli 2012

Sensasi Menyusuri Kebun Teh


Jawa Barat terkenal sebagai salah satu daerah perkebunan di Indonesia. Hal ini didukung karena kondisi alamnya yang berciri khas udara yang sejuk dan berada di ketinggian diatas 1500mdpl. Salah satunya adalah perkebunan teh di Gunung Mas, Puncak, Bogor. Meskipun sering kali, warga maupun luar Bogor seperti Jakarta menyambangi kawasan ini hanya sarana pelepas stress dengan tujuan Taman Safari Indonesia, Taman Matahari, Cimory namun tidak ada salahnya jika Anda mencoba sesuatu yang berbeda. Tea Walk atau Tea Bike. Anda akan menikmati sensasi tersendiri ibarat adegan di film India, berjalan-berlari-bersepeda menyusuri hamparan tanaman teh. Hamparan tanaman teh ini termasuk dalam kawasan PTPN VIII kebun : Gunung Mas. Tidak salah jika selemparan mata Anda akan disajikan sebuah suasana asri khas perkebunan teh, pohon-pohon teh hijau dan ditemani oleh aktifitas wanita-wanita pemetik daun teh.


Sabtu, 09 Juni 2012

Si Cantik nan Garang - Batu Nunggul

Tidak salah jika Indonesia memiliki banyak pilihan tempat liburan yang unik dan masih belum terjamah. Bahkan setiap tempat liburan tersebut memiliki perbedaan dan keunikannya masing-masing serta akses menuju ke tempat liburan tersebut membutuhkan lebih dari sebuah pengorbanan yang tidak hanya menguras energi namun kesabaran Anda. Namun semuanya akan terbayarkan setelahnya. Salah satunya adalah Batu Nunggul. Sebuah pantai yang tidak jauh dari Legok Pari, letaknya berada di balik bukit pantai Legok Pari.  Untuk mencapai kesana Anda harus melewati parkir mobil atau bus di pantai Batu Karas. Kemudian Anda akan melintasi lahan pertanian dan hutan perdu dengan berjalan kaki atau memakai motor trail.  Namun, sensasi Anda akan bertambah jika Anda berjalan kaki sambil menikmati kebun yang banyak ditanami palawija serta kelapa.

Batu Karas like #Hardrock

Mungkin dari Anda banyak yang tidak mengetahui potensi lain di kabupaten Ciamis selain pantai pangandaran dan Green Canyon. Bahkan keindahan pantai nya jauh melebihi pantai Pangandaran yang sudah penuh dengan wisatawan dan saat ini sudah terlihat tidak rapi. Batu Karas. Batukaras adalah sebuah pantai yang berpadu antara nuansa objek wisata alam Pangandaran dan Batu Hiu dengan suasana alam yang tenang,sepi dan jauh dari hinggar binggar seperti pantai Pangandaran. Pantai di Batu karas memiliki tekstur berpasir hitam serta laut gelombang yang keras dengan pantai yang landai. Tidak salah jika pantai ini akan membuat Anda merasa betah untuk tinggal lebih lama. Pantai Batu Karas terletak di Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang dengan jarak ± 34 km dari Pangandaran.


Pantai ini jauh berbeda dibandingkan dengan pantai Pangandaran terutama dengan ombak nya yang cukup menantang sehingga tidak mengherankan jika banyak turis asing yang datang untuk menjajal kehebatannya untuk berselancar. Bagi Anda yang ingin menikmati suasana pantai, Anda dapat menikmati suasana tenang dengan angin sepoi-sepoi di pinggir pantai sambil menikmati hidangan di restoran yang tersedia. Pandangan dari horizon cakrawala yang terlihat di ujung laut akan memberikan kenangan  yang menenangkan Anda dan merasa menyenangkan dari hanya sebuah liburan.



Ngarai si Hijau "Green Canyon"

Anda berliburan atau jalan-jalan ke kabupaten Ciamis biasanya hanya akan ke Pantai Pangandararan atau ke Ngarai Hijau-nya alias Green Canyon. Keterkenalannya sudah menjadi umum di kalangan masyarakat pencinta jalan-jalan terutama di Indonesia. Keindahannya bahkan sudah mendunia karena termasuk dalam daftar travelling ala "Lonely Planet" versi Indonesia Trip. 

Nama Green Canyon diyakini berasal dari seorang turis Perancis yang datang ke lokasi Green Canyon sekarang pada tahun 1993.  Karena air dan lumut berwarna hijau yang berlimpah di dasar aliran sungai Cijulang maka wisatawan itu memberikan nama Green Canyon. Green Canyon bukanlah Grand Canyon Amerika, Tidak di Amerika tapi di Pangandaran. Entah mengapa dinamakan Green Canyon, namun[katanya] awalnya disebut dengan “Cukang Taneuh”. Jika diartikan dalam bahasa Sunda dengan Jembatan Tanah. Konon katanya disini ada jembatan yang lebarnya 3 meter terbuat dari tanah berada di atas tebing kembar di tepi sungai. 

Green Canyon sendiri terletak di Desa Kertayasa, Ciamis, Jawa Barat, sekitar 31 Km atau 45 menit berkendara dari Pangandaran. Lokasinya yang tidak terlalu jauh menjadikan Green Canyon sebagai destinasi wisata di pangandaran yang sulit untuk dilewatkan begitu saja. “Sebuah Nirwana di atas bumi” begitulah yang digambarkan ketika Anda datang ke Green Canyon. Sebuah keajaiban Alam tersembunyi di balik semak-semak tebal dan pepohonan hutan Pangandaran. Green Canyon adalah rahasia indah dan spektakuler yang tersembunyi di Pangandaran yang barang tentu tidak akan Anda temui di tempat lain. 

Body Rafting and do like a Jumper di Citumang


Hal apa yang terlintas pertama kali di pikiran Anda saat akan Jalan-jalan di kabupaten Ciamis ?. Hampir semua dari Anda pasti akan menjawab Green Canyon dengan body rafting nya. Air yang hijau toska dengan arus nya yang cukup deras menambah efek dramatis dari  keindahan Green Canyon ini. Namun, tahukah Anda kalau selain Green Canyon, ternyata di kabupaten Ciamis juga memiliki satu lagi tempat seru untuk body rafting. Memiliki sungai alami yang juga surga pemandangan indah ini biasa dikenal dengan nama -Body rafting di sungai Citumang. Mungkin banyak yang mengira aneh dan terdengar asing, karena seharusnya yang tertulis adalah Body Rafting Green Canyon. Perlu diketahui, Green Valley atau yang bernama asli Citumang juga menjadi salah satu wisata body rafting selain Green Canyon. 
Sungai yang tenang ini terletak di Desa Bojong, Kabupaten Ciamis, sekitar 15 km sebelah barat Pangandaran. Nama Citumang, berasal dari penduduk setempat yang percaya bahwa ada buaya yang kakinya patah tinggal di sungai ini. Nama buaya tersebut Si Tumang, maka sungai ini diberi nama Citumang.

Akses menuju sungai Citumang ini cukup sulit dengan jalan yang belum mulus dan cukup berdebu. Apabila musim hujan, bisa dibayangkan akses jalan menuju sungai CItumang pasti akan lebih sulit. Untungnya ketika saya menuju ke tempat ini, cuaca begitu bersahabat. Tidak hujan namun tidak terlalu panas juga. Great. Selain itu, untuk bisa mencapai sungai Citumang, Anda harus melewati sekitar 4 'pos' penjagaan pintu masuk. Setiap 'pos' nya diharuskan membayar retribusi sekitar Rp.5,000 sebagai pintu masuk ke 'pos' berikutnya. Aneh memang, tapi memang ini yang terjadi karena mungkin sebagai pemasukan bagi warga sekitar.  

Mengitari Cagar Alam Pananjung

CIAMIS - Anda menginginkan sebuah tempat liburan yang komplit dalam satu tempat sekaligus?. Tidak ada salahnya jika rute liburan Anda berlabuh ke pesisir selatan propinsi Jawa Barat ini. Kabupaten ini berada di bagian tenggara propinsi Jawa Barat, berbatasan dengan kabupaten Majalengka dan kabupaten Kuningan di utara, kabupaten Cilacap (Jawa Tengah) dan Kota Banjar di timur, dan berhadapan langsung dengan Samudra Hindia di selatan, serta Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya di barat. Sebuah kabupaten yang memiliki potensi alam yang cukup indah menjadikan daya tarik tersendiri. Salah satunya adalah sebuah konservasi sumber daya alam di daerah Pangandaran atau lebih dikenal dengan Cagar Alam Pananjung. Cagar Alam Laut Pananjung Pangandaran memiliki luas sekitar 470,00 ha dan beberapa daerah atau wilayah tersebut (37,70 ha) sudah dicanangkan sebagai Taman Wisata.