Minggu, 12 Agustus 2012

BePe ...

Memiliki sebuah penggalan nama yang mirip dengan orang yang sudah dikenal orang banyak cukup membuatku boleh sedikit berbangga hati. Terutama kepada orang tuaku yang memberikan bubur merah putih sebagai tanda jadi pemberian nama setelah aku lahir di dunia. 



Oke namaku berakhir dengan 'Pamungkas'. Nama asli yang jawa banget, nama yang berarti terakhir atau tanpa ada kelanjutan. kalau istilah cerita jawa klasik adalah kata-kata yang dituturkan oleh patih Gajahmada saat berperang dengan mengeluarkan senjata terdahsyatnya. Senjata Pamungkas. Senjata yang mampu menghentikan perlawanan musuh-musuhnya. Istilahnya "berakhir di kamu deh". 'Hmm...pastinya sudah mengetahui dengan siapa penggalan namaku yang sama bukan ". 


09.06

Sebuah kejadian unik yang aku alami saat memperbaiki DarKnight ku di bengkel. Biasa. Service rutin. Berhubung sabtu pagi ini, aku berada di bengkel langganan dan antriannya pasien motornya sudah belasan, alhasil DarKnight nya aku tinggal. Setidaknya tidak perlu sampai jamuran hanya untuk menunggu berjam-jam di bengkel. Daftar, curhat tentang DarKnight, dan titip kunci langsung pulang. Cepat dan Tepat. Aku meninggalkannya sambil memberikan nama PAMUNGKAS dan nomor teleponku kepada si mbak kasir untuk dicatatnya. Anyway, cukup sering ketemu dan mengobrol namun aku belum ingat namanya. Begitu juga sebaliknya. 'Well, impas ya mbak '.  
"Tinggal menunggu 'panggilan' saja, mas", ujarnya. 

Oke. Alhasil aku menjadi pria penunggu panggilan demi DarKnight. 


13.47

Hampir 5 jam, aku baru ingat akan si DarKnight, dan belum dipanggil juga sama mbak kasirnya. Lama saja. Rasa khawatir pun melanda. Istilah kerennya sekarang , Galau. Galau menggigau menunggu panggilan si mbak. Tidak sabar, akhirnya aku pun yang menghubungi.

Nada panggil terdengar dan suara sapaan diujung telepon terdengar.
   Me      : "Mbak, motor saya sudah selesai belum yah..?",
   Mbak  : "Motor yang mana mas..?", 
   Me      : "atas nama PAMUNGKAS, mbak..",
   Mbak  : "oh,mas BAMBANG..", 
Langsung terdiam. Di ujung telepon, mendiamkan teleponku sambil menanyakan kepada mekanisnya sedangkan aku terdiam sambil berpikir berulang-ulang dan mencoba memutar kembali apa yang aku dengar beberapa detik yang lalu. 'Ini yang salah siapa yah?telingaku atau mbaknya yang salah sebut',pikirku. 

   Mbak  : "oh, sudah selesai mas.baru saja..", ujarnya mengagetkanku.  
   Me      : "oke mbak, saya ambil sekarang ya..". 

Telepon pun terputus. Memutuskan koneksiku dan si mbak kasil sambil membuat pertanyaan baru di kepalaku. "motor yang sudah selesai ini milik PAMUNGKAS, atau milik BAMBANG, atau kepunyaan BAMBANG PAMUNGKAS". Pertanyaan baru dan tidak terjawab. Sebuah kekonyolan di siang hari yang panas. 

Aku pun menuju ke bengkel dan bertemu si mbak kasir. Terjadi transaksi pembayaran dan Motornya pun dikeluarkan. DarKnight pun terlihat oke. Hanya meninggalkan teka-teki baru. 

Okelah, kesalahanpun tidak diketahui di pihak siapa. "aku yang salah sebut dengar, atau si mbak kasir yang salah sebut nama". Yang penting inti jawabannya sama. Apalah arti sebuah nama yah BePe. Aku hanya bisa tersenyum sendiri mengingat kejadian ini. 

Namaku boleh sama dengan pemain bola terkenal tersebut, namun hoki saja yang berbeda. 'Tapi kegantengannya tetap sama lho...BePe' [tidak boleh untuk komplain]. ^.^




with life, 

MKS
Jakarta, 11 Agt 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar